customer service
Selamat datang di web ini. Ada beragam materi sekolah dan informasi seputar pelajaran Islam. Mari kita merubah tujuan belajar untuk mengenal sang pemilik ilmu


Cari Materi sesuai label :

  

  

orang - orang yang kehilangan mata hati



Tidak sedikit di antara kaum muslimin   terlena,     dalam kehidupan, yang penuh dosa dan kemaksiatan. dan  tidak sedikit pula,    yang menikmati   kesenang     dibawah penderitaan org lain  .  mereka   tidak menghiraukan  ,    caci maki   dari perbuatannya. bagi mereka  yang terpenting adalah uang , jabatan,kedudukan dan  harta ,  untuk kesenangan  hidup, buat diri dan keluarga  


Fenomena di atas bisa kita lihat dan saksikan di negeri kita ini.   seorang koruptor ulung   dengan ”gagah” duduk di atas singgasana kekuasaan; atau seorang jaksa agung yang memiliki harta kekayaan dari sumber yang tidak bisa difahami adanya;   penjahat-penjahat berdasi dengan bebas   menjalankan aksi bejatnya. Namun, ketika kejahatan itu terbongkar, mereka berusaha mengeluarkan   alasan-alasan untuk membela dosa-dosa mereka; padahal dibalik   alasan-alasan tersebut, hati kecil mereka mangakui, bahwa  diri mereka telah berbuat salah.itulah  sendiwara  dunia ,lain halnya jika   pengadilan nanti akhirat   .semua onggota tubuh diperintahkan Allah Swt utk menjadi saksi seperti  Firman Allah SWT :

قال الله تعالى : بَلِ الإنْسانُ على نَفْسِه بَصِيرَةٌ (14) وَلَو ألْقَى مَعَاذِيرَه  
Artinya :`Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya; walaupun bermacam-macam alasan ia lemparkan (Q.S al-Qiyamah, 75: 14-15).

Al-Farrah seorang penyair berbangsa Arab beliau pernah berkata ,bahwa ` orang yang tetap dalam kehidupan yang penuh dosa adalah mereka yang kehilangan ”mata hati”. Ketika seseorang telah kehilangan mata hatinya, maka segala yang ia perbuat   akan selalu   dalam dosa; sementara orang yang bisa menjaga mata hatinya, maka ia akan selalu berbuat sesuai dengan bimbingan mata hatinya . Hal tersebut senada dengan sabda Rasulullah saw :

قال رسول اللّه ص.م : الا إِنّ فِى الجَسَدِ مُضْغَةٌ. إذا صَلُحَتْ صَلُحَ الجَسَدُ كُلّه وَإذا فسَدَتْ فَسدَ الجسدُ كُلُّه الا وَهِي القَلْبُ.

Artiny  :`ingatlah! sesungguhnya dalam jasad itu ada segumpal darah, apabila dia bersih, maka bersih pulalah seluruh jasadnya; namun apabila ia rusak maka rusak pula seluruh jasadnya, dialah hati`.

Ada beberapa hal yang mengakibatkan seseorang kehilangan mata hatinya, di antaranya  adalah :

  Kerna mengikuti  Godaan syetan
             syetan merupakan musuh utama  kehidupan  bagi manusia. Seorang manusia tidak akan pernah leluasa hidup dalam kebaikan karena akan selalu digoda dan dirayu oleh syetan agar tergelincir dari jalan yang benar.   sebagaimana yang telah diproklamirkan oleh syetan sendiri, ketika mereka diusir oleh Allah disaat  tdk mau sujud kpd nabi Adam As seperti ucapan Iblis  Qr al-’Araf, 7:16) :

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَ‌اطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

Artinya :          Iblis menjawab: "Karena Engkau Telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar   akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus’  

Kerna   Kerasnya Hati
Apabila seseorang telah terbiasa melakukan dosa dan kemaksiatan, maka perbuatan-perbuatan tersebut akan menutup terhadap kejernihan hatinya. Hal ini tersirat dalam firman Allah SWT :
كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَ‌انَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ


  Artinya :         `bukan begitu, bahkan apa yang telah mereka lakukan telah menutup hati-hati mereka` (Q.S al-Muthaffifin, 83:14).
  ketika hati seseorang telah keras karena seringnya berbuat dosa , maka kerasnya hati tersebut akan melebihi kerasnya batu; sekeras-kerasnya batu tapi ketika terus menerus terkena air, maka batu tersebut akan terbelah. Namun apabila hati yang keras, maka susah sekali untuk kembali dijinakkan kecuali dengan hidayah Allah SWT.  Seperti firman Allah Swt

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَ‌ةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَ‌ةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ‌ مِنْهُ الْأَنْهَارُ‌ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُ‌جُ مِنْهُ الْمَاءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّـهِ ۗ وَمَا اللَّـهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Artinya  : Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. padahal diantara batu-batu itu ,  ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya ,dan diantaranya   ada yang terbelah, lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya   ada yang meluncur jatuh, Karena takut kepada Allah. dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (Q.S al-Baqarah, 2:74

 Kerna  Hilangnya rasa malu

Rasa malu bagi seorang manusia ibarat rem dalam sebuah kendaraan; ketika ia akan berbuat   dosa, maka rasa malu ini salah satu faktor, yang bisa mencegahnya. Ketika rasa malu itu hilang dalam diri seseorang, maka ia tidak akan segan-segan untuk berbuat dosa. Rasulullah saw  bersabda ” Apabila kamu tidak malu, maka berbuatlah sesuka hatimu” (H.R Bukhari)

Kerna Hilangnya rasa amanah

Seorang manusia akan merasa tentram dlm berbuat dosa ,karena pd dirinya hilang rasa amanah. Ia kejar jabatan, harta dan kesenangan,   tanpa menghiraukan amanah yg sedang mereka pikul.. Padahal sifat amanah ini wajib ditunaikan   oleh orang-orang yang mengaku dirinya sebagai orang-orang yang beriman.   Firman Allah SWT :

إِنَّ اللَّـهَ يَأْمُرُ‌كُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ النَّاسِ أَن تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّـهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِ ۗ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرً‌ا

Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S an-Nisa, 4:58).

Umar ibnu khatab ketika beliau diberi amanah ,diangkat menjadi khalifah ,dlm pidato singkatnya ia katakan “ jika aku membawa kamu kejalan yg benar bantulah aku,manakala aku membawa kamu kejalan yg salah sadarkan aku. Salman alfarisi berdiri sambil menghunus pedang keatas, umar jika    kamu berjalan kejalan   yg benar aku akan membantumu,jika berjalan kejalan kejalan  yg salah , pedang ini akan meluruskan batang lehermu.umar menangis dan tubuhnya bergemetar ,keringatnya bercucuran. Ia berterima kasih kpd salman yg akan menyelatkan dirinya dari azab Allah .ucapanya itu bkn basa basi. siang mlm beliau memperhatikan   kehidupan rakyatnya, sampai-sampai ia pernah memasak bubur dan disuapkanya kpd anak yg sedang kelaparan,subhanallah.

            berbeda dgn  pemimpin zaman sekarang,banyak janji dan kata yang indah diucapkan ketika  ingin mendapat jabatan .   namun ketika itu sdh didapati ,pudarlah sdh apa yg pernah dikatakan,seolah-olah janji itu tak pernah diucapkan.

by : Drs.Idrus Uteh

Related Post

Previous
Next Post »

Total Tayangan Halaman